IBU _dalam puisi
IBUKU JANDA part 1 Siapakah yang kan mampu mengira’ Nasib tak lagi berpihak pada cita dan asa Ibuku menjanda di usia belia Terhempas bahagia menjadi derita dalam lorong nestapa Ibuku janda’ Bermandikan cucuran air mata Berselimutkan linangan hati lara Bersabar ikhlas di setiap munajat doa Berusaha mengikuti skenario sang pencipta Secercah hinaan kerap dilayangkan Segenggam batu cacian turut dilemparkan Namun, ulasan senyum senantiasa ditebarkan Tak sedikitpun kau pedulikan Berharap anakmu kelak bergelimangan kemuliaan Ibuku janda’, …. dan aku selalu memuja IBUKU JANDA part 2 Beribu langkah terseok menyusuri kerasnya aspal Berirama denyut kerikil tanpa sandal Berpayung tampah mengusir kegerahan Berteriak mulut tak henti menawarkan jajanan Ibuku malang ibuku sayang Berkeliling sepanjang trotoar kota mayang’ Menukar perih dengan s...
